Blitar Kota - Dinas Ksehatan bersama Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Blitar melakukan tracking usai adanya kasus Konfirmasi Pasien Covid-19 asal Klampok. Hasil tracking ditemukan sebanyak 14 Tenaga medis asal Rumah Sakit Swasta Kota Blitar yang menangani pasien tersebut sebagai OTG. Selanjutnya ke 14 OTG ini dilakukan Rapid Test, hasilnya enam tenaga medis dinyatakan reaktif dengan rincian satu asal Kota dan lima asal Kabupaten Blitar. Sementara delapan lainnya non-reaktif dengan rincian empat asal kota dan empat asal Kabupaten Blitar.

Muhammad Muchlis, Kepala Dinas Kesehatan sekaligus juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 kepada tim redaksi Mahardhika Kamis 11 Juni mengatakan, 6 tenaga medis reaktif ini telah dilakukan test swab dan saat ini masih menunggu hasil dari provinsi.

“Hari ini 14 Tenaga medis ini sebagai OTG, kemarin dirapid hasilnya reaktif enam, satu dari Kota, lima dari Kabupaten. Saat ini udah di test swab dan kita nunggu hasil swab dari provinsi,” kata Muchlis.

Sampai saat ini, Covid-19 masih menjadi perhatian publik, Pemerintah Kota Blitar juga terus menggaungkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), seperti penertiban penggunaan masker, mencuci tangan secara disiplin dan menjaga jarak sebagai upaya pencegahan penyebaran covid-19 di Kota Blitar. (fix)

Post format
standard